6分、主審のアハメド・アル・アリが試合を止めた。サウジアラビアのディフェンダー、ハッサン・アル・トンバクティがディーン・ジェームズのフリーキックからのボールをブロックしようとした際、禁止エリア内でボールに触れたため、クウェートの主審はVARをチェックしてPKの可能性を確認した。アル・アリ主審はVAR経由でリプレイ映像を長時間見ていた。彼は繰り返し、インドネシア代表チームに対するPKの可能性をさまざまな角度から確認するよう求めた。約4分間VARを調べた後、主審はアル・トンバクティがペナルティエリア内でボールに触れたところが捕まったため、ガルーダ・チームに12点のキックが与えられたと判断した。遺言執行者として名乗り出たケビン・ディックスは、その職務をうまく遂行した。ディクスのペナルティがサウジアラビア代表ゴールの左下隅に突き刺さったが、ゴールキーパーのナワフ・アル・アキディが防ぐことができなかった。ジェイ・アイゼスら11分にサウジアラビアに1-0とリードを奪った。

20 Comments

  1. Semua kesalahan taktik pelatih yg g serius, msh mo coba2! Sampai kepikiran, apa jgn2 dpt "cek kosong" dr sultan Arab? Shg pilih pemain2 yg g biasanya jd starter seperti marc klok, becham n sayuri!? Di posisi yg g biasanya pulak…
    Klo lwn Iraw kalah, yuk share tagar, #KluivertOut
    Siapa yg setuju, kasih like-nya!!!

  2. Kenapa pelatihnya selalu dalam pertandingan Resmi memainkan pemain yg coba coba? Yg sudah pakem & solid justru tidak di mainkan pelatih kalo mau coba coba Pemain harus di saat pertandingan persahabatan. Melawan tim yg sepadan

  3. Ternyata Pelatihnya yg harus belajar lg bukan pemainnya, kesalahan yg dibuat mengakibatkan kekalahan yg menyakitkan…..

  4. Timnas lagi down-down-nya. Di segala umur. Putra dan putri. Selain putra u17. Mungkinkah ini hukuman atas kesombongan kita semua saat di masa kejayaan kita kemarin. Begitu cepatnya kejayaan itu lenyap. Kita mohon ampun yuk

Leave A Reply